Salah Satu Bobroknya Moral Pelajar ada pada Penggunaan Sepeda Motor?

Sepeda motor pada saat ini memang bisa dibilang bukan lagi barang mewah. Jika dulu sepeda motor hanya bisa dinikmati/dimiliki orang-orang tertentu, sekarang siapapun sebagian besar masyarakat Indonesia sudah memilikinya.

Harga yang yang bisa di jangkau karena ditopang oleh kredit murah dan proses memilikinya relatif mudah, hanya modal KTP, seseorang dapat membawa pulang sepeda motor pada saat itu juga.


Bukan hanya dipakai orang dewasa saja yang notabene sudah memiliki izin untuk mengendarai, namun juga saat ini banyak kita temukan anak-anak pelajar menggunakannya untuk berangkat ke sekolah.

SMA? mending... masih bisa di cukup'kan dengan umurnya kalau mau buat SIM. Nah ini SMP bahan SD, yang seharusnya belum diperbolehkan karena dapat membahayakan  orang lain.

Terlalu mudahnya mendapatkan sepeda motor, dan pengawasan orang tua terhadap penggunaan sepeda motor oleh anak-anaknya, entah itu mau dibilang hebat atau apa, ternyata dibalik semua itu penggunaan motor memunculkan krisis moral baru.

Selain teknologi internet yang semakin maju, tayangan TV yang tidak mendidik, sepeda motor juga cukup berpengaruh pada bobrok'nya moral anak-anak sekolah.

Salah satunya adalah:
  • Sepeda motor yang digunakan siswa ke sekolah, sebagian besar hanya untuk pamer. Bukan untuk keadaan darurat karena tidak ada kendaraan lain.
Bukan hanya dipakai orang dewasa saja yang notabene sudah memiliki izin untuk mengendarai, namun juga saat ini banyak kita temukan anak-anak pelajar menggunakannya untuk berangkat ke sekolah.
Ini sedang di area 3in1 jadi harus bonceng 3
  • Sepeda motor yang digunakan siswa, menjadi tunggangan yang praktis untuk menyalurkan sy4hwat dengan kekasihnya karena ter'motivasi tayangan film yang tidak mendidik. (pergi ke pantai, gunung, semak-semak berdua. Bayangkan siswa dulu pakai angkot, jarang yang begitu)
Bobroknya Moral Pelajar ada pada Penggunaan Sepeda Motor?
ini lagi materi berkebun kayanya?
  • Sepeda motor membuat anak malas untuk disiplin. Karena merasa cepat, mereka akan mengulur waktu berangkat ke sekolah.
  • Banyak munculnya genk motor yang "digawangi" oleh anak-anak sekolah.
Walaupun sejatinya sepeda motor itu sangat bermanfaat dalam kehidupan kita termasuk untuk anak sekolah. Namun jika tidak diimbangi dengan pengawasan dan aturan yang tegas, maka bisa jadi seperti diatas tadi.

Salah siapa ini?

Subscribe to receive free email updates: