Kisah Guru Tunanetra dengan Hanya Satu Murid di Kelas

Siapa sangka keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang menyalurkan ilmu yang bermanfaat bagi yang lain. Pak Sholeh yang biasa disapa merupakan seorang guru luar biasa, memberikan ilmu pada muridnya walaupun hanya 1 anak saja yang ada di kelasnya.

Hari guru sejatinya menjadi momen yang tepat untuk mengingat jasa guru yang membagikan ilmunya kepada kita. Tentu, masih banyak kisah haru dari dunia keguruan yang sering kita dengar. Baik guru honorer yang tak kunjung diangkat menjadi PNS, guru-guru yang berprestasi, atau malah guru yang memiliki kekurangan namun tetap semangat mengajar.

Kisah Guru Tunanetra
Pak Sholeh. Source image of Google
Salah satunya adalah Muhammad Soleh. Beliau merupakan seorang guru tunanetra yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sejahtera Gunung Batu, Bogor. Walau memiliki keterbatasan, Soleh adalah sosok yang tetap semangat untuk berbagi ilmu yang ia miliki pada muridnya.

Uniknya, di kelas yang Soleh pegang, ia hanya memiliki satu orang murid. Walau kelas 3 yang ia pegang hanya memiliki murid satu orang, toh Soleh tetap mengajar dengan semangat.

Pada hari Guru kemarin, Soleh ternyata memperingati hari guru hanya dengan berdiam diri di dalam kelas. Hal itu dilakukannya karena satu-satunya murid yang ia ajar, berhalangan hadir.

Soleh yang memakai kemeja merah muda menuturkan kalau ia memilih berdiam di dalam kelas karena takut merepotkan guru-guru lain. Jadilah hari itu ia tidak ikut rekannya yang lain mengikuti upacara memperingati hari guru.

Baca juga:


Soleh mungkin satu dari sekian banyak guru yang memiliki dedikasi terhadap profesi yang ia tekuni. Telah enam tahun mengajar di sekolah tersebut, kondisi fisiknya tak sedikit pun ia jadikan kendala untuk mentransfer ilmu yang ia miliki.

Dikutip dari liputan6.com

Subscribe to receive free email updates: