Apa Yang dirasakan Pak Guru ini?

Kurang ajar!!!!!

Kata yang Saya awali saat melihat gambar tak pantas ditiru. Bukan kata miris, kata sedih, kata prihatin yang saya ucapkan pada kelakuan anak ini, melainkan KURANG AJAR.

Apa Yang dirasakan Pak Guru ini?

Kenapa kurang ajar?? sudah terlihat jelas pada gambar diatas, dia "mahluk" cilik berseragam putih biru itu mungkin kurang "piknik" (pendidikan kesopanan) entah itu oleh keluarganya atau sekolahnya.

Pada gambar pertama sebelah kiri, terlihat dia menggunakan dasi untuk itu,,, "seperti adegan memanah" dalam film-film. Dan sang Bapak guru pun hanya terlihat menghidar sambil mengangkat tangan sedikit.

Apa yang dirasakan Bapak itu?

Pada gambar pertama, mungkin Bapak tersebut merasa hal itu sudah biasa dilakukan oleh anak tersebut. Menjadi bahan lelucon yang "memuakkan" seperti itu. Apa bapak itu tidak tersinggung/marah?
Baca juga:

Lihat ada gambar kedua sebelah kanan. Dengan tangan mengepal dan kaki diangkat sedikit, se'olah-olah akan jumping smash mirip pebulu tangkis hanya raket'nya yang kurang, anak "jalanan" itu beradegan akan "menonjok" pak guru yang terhormat.

Pak guru pun hanya terdiam, ekspresi dingin mirip Leonardo Di Caprio di peragakan sang Bapak. Namun jangan salah, sikap seperti inilah yang justru berbahaya, menunjukan dendam kesumat nantinya. Se'olah-olah memang diam, tapi hatinya sedikit menangis dan marah melihat kelakuan anak didik'nya.



Dalam hal ini siapa yang salah?

Guru? Saya katakan tidak!!!
Jika guru atau sekolah salah dan tidak sampai mendidik anak seperti demikian, maka seluruh warga sekolah akan bertindak bodoh/kurang ajar seperti siswi diatas tadi.

Peran guru/sekolah terbatas... mendidik siswa apalagi kesopanan karakter bukan mutlak tanggung jawab guru/sekolah. Apalagi di zaman sekarang ini? bidang akademis di nomor satukan, tapi moral disingkirkan. Dan tahu sendiri kan... guru megang "kayu" saja di protes si pegiat H .............

Lalu siapa yang patut di salahkan 99% dalam hal ini?
Yaitu, BAPAK dan IBUNYA!!!
  1. Anda ngasih makan pakai uang apa? sampai-sampai anak Anda berbuat sedemikian kurang ajar.
  2. Apa yang Anda perbuat sewaktu muda dulu?? sampai anak Anda berkelakuan seperti itu. Karena biasanya, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
  3. Mana tinggi/rendah suara'mu mendidik anak-anakmu saat mereka dirumah, saat mereka menonton tivi, makan, ibadah, mandi, tidur.
Apa Yang dirasakan Pak Guru ini?

Lihat anakmu!! nungging-nungging..... sambil tertawa ke arah "PENONTON" apa yang anakmu rasakan dan pikirkan??

Bisa jadi terinspirasi dari BEBEK NUNGGING yang jadi DUTA PANCASILA!!

Maka dari itu STOP!!!!!!!!!!!! atur anakmu menonton tayangan TV yang tidak bermanfaat. Kita memang tidak punya daya apa-apa untuk memboikot stasiun tv itu, tapi.....

KITA BISA MEMBOIKOT ANAK KITA MELIHAT ACARA TV YANG KURANG MUTU

Subscribe to receive free email updates: