Mengetahui Beberapa Persyaratan Honorer Mendapat Tunjangan APBD/APBN

Syarat honorer memperoleh tunjangan APBD/APBN atau yang biasa disebut tunjangan kesra untuk GTT maupun PTT. Apakah tunjangan ini khusus untuk guru yang memiliki Jumlah Jam Mengajar saja?

Bisa jadi demikian, karena jika menurut perhitungan beban tugas guru honorer yang memiliki kelebihan JJM, seorang guru honorer layak memperoleh tunjangan lebih. 

Baca : Mengajar lebih dari satu mata pelajaran, Pemda harus tambah tunjangan guru.


Persyaratan Honorer Mendapat Tunjangan APBD/APBN

Dalam beberapa persyaratan antara daerah satu dengan daerah yang lainnya mungkin  ada sedikit perbedaan. Anda pernah membaca tentang syarat tunjangan fungsional 2015 atau sekarang 2016 diubah menjadi insentif khusus yang mengharuskan seorang guru :

  1. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK)
  2. Diprioritaskan kepada guru yang memiliki jam mengajar lebih dari 24 jam tatap muka per minggu dan diangkat sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan dibuktikan dengan Surat Keputusan Pengangkatan yang diterbitkan oleh penyelenggara pendidikan;
  3. Diutamakan bagi guru yang mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kualifikasi akademiknya dan dibuktikan dalam sistem data pokok pendidikan (Dapodik) atau melalui surat keterangan dari kepala sekolah dan telah diverifikasi/disahkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/Kota;
  4. Diprioritaskan kepada guru dalam jabatan yang berkualifikasi S-1/D-IV atau Guru dalam jabatan yang sedang mendapat kesempatan peningkatan kualifikasi akademik ke S-1/D-IV.
  5. Guru yang dimaksud pada angka 2 di atas yang telah mendapatkan tunjangan fungsional dari pemerintah daerah, masih memungkinkan untuk mendapatkan subsidi tunjangan fungsional.
  6. Guru dalam jabatan bukan PNS yang belum memiliki sertifikat pendidik.
Sebagai syarat memperoleh  subsidi tunjangan fungsional atau STF apakah sama dengan syarat memperoleh tunjangan APBD/APBN ini? pada kenyataanya berbeda.

Tunjangan APBD/APBN merupakan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat dalam menilai kriteria calon penerima. Dalam syarat tahun kemarin bisa kita lihat :

  1. Merupakan guru bukan PNS di SDN/Swasta
  2. Terdaftar dalam laporan pendataan sebagai guru wiyata bakti yang memiliki masa kerja 5 tahun per januari 2015
  3. JJM per minggu minimal 18 Jam
  4. Diutamakan GWB yang bertugas di sekolah terpencil
  5. Belum sertifkasi
Apa hanya itu, persyaratan lain bisa Anda tanyakan dan mencari informasi lainya di daerah Anda. Bagaimana dengan tenaga kependidikan, seperti Operator sekolah? Anda bisa baca di SINI dan juga sesuai kebijakan serta anggaran masing-masing daerah Anda. Untuk itu kita tunggu kelanjutan persyaratanya yang semoga bisa dikeluarkan sebentar lagi.


Subscribe to receive free email updates: