"Bangkitnya" Situs PADAMU NEGERI Tahun Ajaran 2015/2016

Pro-kontra dalam dunia pendataan sekolah akhir tahun ajaran lalu membuat salah satu situs pendataan, yakni Padamu Negeri resmi ditutup pertanggal 29 Juni 2015. Dengan resmi dikeluarkan surat penghentian operasi situs tersebut, otomatis dunia pendataan untuk sekolah menjadi mutlak dipegang Dapodik. 

Namun, mengejutkan pada hari kemerdekaan 17 Agustus 2015 lalu, FansPage PadamuNegeri resmi merilis keaktifkan PTK tahun ajaran 2015/2016. Apakah ini bertanda bangkitnya situs Padamu Negeri untuk meramaikan jagat pendataan sekolah kembali.


Berikut status dari fanspage siap online yang saya share untuk kawan-kawan ops.

SIAP PADAMU NEGERI HARI KEMERDEKAAN ke-70

Seiring dengan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-70 (1945 - 2015). Dan dalam rangka mengisi Kemerdekaan NKRI, kami persembahkan dan dedikasikan llayanan SIAP ONLINE edisi khusus PADAMU NEGERI kepada masyarakat pendididan dan seluruh Pemerintah Daerah/Dinas Pendidikan Kab/Kota se-Indonesia sebagai wujud kemandirian berlandasakan semangat OTODA.

Pada periode Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 (17 Agustus 2015 - 31 Desember 2015) program keaktifan PTK di Padamu Negeri dapat dilaksanakan sebagaimana prosedur standar yang telah berlaku di periode sebelumnya. Setiap PTK dapat mencetak Kartu Digital masing-masing sebagai tanda keaktifan di periode saat ini yang divalidasi oleh setiap Dinas Pendidikan Kab/Kota se-Indonesia secara lebih mandiri.

Layanan SIAP PADAMU NEGERI sebagai bagian dari partisipasi aktif Telkom SIAP Online dalam mendorong dan membantu meningkatkan dan memajukan dunia pendidikan Indonesia melalui penerapan TI yang berkualitas, tepat guna, dan terjangkau.
Semoga persembahan layanan dari kami dapat memberi banyak manfaat kepada masyarakat pendidikan dan Pemerintah Daerah di Indonesia.

Salam SIAP untuk Padamu Negeri Indonesiaku,
MERDEKA !!!



Sejatinya apapun itu jenis pendataan jika itu bermanfaat untuk dunia pendidikan akan kami dukung dan kami kerjakan sebaik-baiknya demi anak didik penerus generasi bangsa.


Subscribe to receive free email updates: